Senin, 14 September 2026 - 17:51:26 WIBMenteri Bahlil : Cadangan BBM Nasional Aman
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Nasional - Dibaca: 36 kali

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa cadangan bahan bakar minyak (BBM) nasional aman, yakni di kisaran 20 hari sebagaimana standar nasional minimal yang berkisar di angka 21–28 hari.
“Jadi, untuk cadangan nasional kita nggak ada masalah,” ujar Bahlil dalam acara Innovation Technology for Social and Environmental Awards (InTechSEA) yang digelar di Jakarta, Senin.
Pernyataan tersebut terkait dengan antrean panjang pembelian BBM di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), utamanya yang terjadi di Makassar, Sulawesi Selatan.
Bahlil menyampaikan sudah mengecek secara langsung apa yang menjadi permasalahan dari antrean tersebut.
“Aku udah cek apa ini masalahnya, karena cadangan nasional kita 20 hari. Harusnya enggak (antre). Ternyata, bapak ibu semua, itu adalah ada sebagian yang shifting (berpindah),” kata Bahlil.
Bahlil melanjutkan bahwa terjadi perpindahan pola konsumsi masyarakat dari yang sebelumnya menggunakan BBM nonsubsidi menjadi BBM subsidi akibat kenaikan harga BBM nonsubsidi.
Ia tidak mempermasalahkan perpindahan tersebut, namun berharap agar masyarakat yang tergolong mampu agar tidak ikut menggunakan BBM bersubsidi, seperti Pertalite dan Biosolar.
“Yang tadinya tidak memakai subsidi, mereka beralih ke minyak (BBM) subsidi. Ya nggak apa-apa, tetapi saya mohon, saya menghimbau kepada saudara-saudara kita yang mampu, yang mobilnya bagus, pakai perasaan lah,” ucap Bahlil.
Dalam tiga hari terakhir antrean kendaraan pembeli BBM membludak hingga lebih dari 50 persen sehingga mengganggu kelancaran lalu lintas.
Berdasarkan pantauan pada Senin pagi, antrean pembeli BBM di SPBU di Jalan AP Pettarani, Kota Makassar, sudah terlihat normal, hanya belasan kendaraan yang mengantre sehingga petugas SPBU lancar melayani konsumen.
Pemerintah setempat dalam situasi ini telah menerbitkan aturan agar pembelian BBM disesuaikan dengan ganjil-genap nomor polisi. Selain itu, kendaraan besar seperti truk dan bus harus antre membeli BBM di malam hari sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas.
Selain itu, pihak Pertamina juga telah menambah pasokan BBM dan menambah waktu operasional SPBU untuk melayani masyarakat sehingga antrean kendaraan sudah normal.
-a1/anc-

- IRT Residivis Jual Ganja Diringkus Polrestabes Medan
- PPP Targetkan 7 Kursi DPRD Deliserdang di Pileg 2029
- IMT-GT ke-32 di Medan Lahirkan Forum Sumatera 10
- Senin Pagi Rupiah Melemah Rp17.614 /USD
- Bulog Pastikan Pasokan dan Harga Beras Terkendali
0 Komentar :
Isi Komentar :




